Kotayasa - Desaku Yang Kucinta
Aan Sobihan, A.Md.Par.
Amanah, bersih desane, sumringah wargane.
Profil & Persona
Aan Sobihan bukan pendatang — ia berakar di tanah Kotayasa, akrab dengan sesepuh trah, hadir di setiap kegiatan dusun, dan merasakan sendiri tantangan penderes nira, pengrajin marning, hingga petani. Bukan sekadar kata, tapi hidup yang dijalani.
Kotayasa, Kec. Sumbang, Kab. Banyumas
Menyapa langsung dari persawahan lereng Gunung Slamet
Merakyat
Hadir langsung, sambang warga dari dusun ke dusun.
Jujur & Bersih
Terbuka dalam mengelola PADes dan setiap bantuan desa.
Solutif
Aksi nyata di lapangan, bukan janji yang menguap di udara.
Ngayomi
Melindungi semua warga — tanpa kecuali, tanpa pilih kasih.
Desa Kita · Potensi & Kekayaan
Dari sejuknya lereng Gunung Slamet hingga denyut dapur industri rumahan. Potensi melimpah ini adalah modal besar untuk membawa Kotayasa mandiri, sejahtera, dan bermartabat.
Kawasan ekowisata perbukitan asri berlatar hutan pinus lereng Gunung Slamet. Udara sejuk pegunungan dan panorama lembah menjadikannya destinasi favorit keluarga dan pemuda.
Petualangan menyusuri jernihnya arus Kali Pelus berbatu vulkanik alami dengan ban pelampung. Dipandu komunitas lokal Dayung Adventure dengan standar keselamatan teruji.
Situs dinding batuan alam purba eksotis sepanjang 200 meter. Sangat potensial untuk rute olahraga panjat tebing (rock climbing), jalur hiking, dan spot fotografi alam bebas.
Gugusan kolam alami (Kedung Ila, Kedung Sapi, Kedung Watang) serta Curug Gede dan Sendang Khayangan dengan kesegaran air tanpa kaporit untuk rekreasi dan relaksasi alami.
Produk legendaris kebanggaan Kotayasa yang menghidupi puluhan industri rumahan di Dusun II. Olahan jagung pilihan dengan tekstur gurih renyah khas Banyumasan yang tersohor luas.
Nira kelapa segar hasil sadapan tangan penderes Kotayasa setiap fajar dan senja. Diolah tradisional menjadi gula cetak alami dan inovasi gula semut organik bernilai jual tinggi.
Produksi kreatif kelompok wanita tani dan dasawisma: keripik talas, keripik singkong, rempeyek, dan keripik pisang olahan kebun lokal yang higienis tanpa pengawet berbahaya.
Pusat sirkulasi perputaran uang harian masyarakat Kotayasa. Menghubungkan petani sayur mayur, pedagang kebutuhan harian, dan pembeli antar-dusun dalam suasana guyub.
Hamparan sawah terasering berhawa sejuk yang dialiri langsung mata air murni pegunungan tanpa limbah industri. Menghasilkan beras putih bersih, pulen, dan bernutrisi tinggi.
Tanah vulkanik subur sangat cocok untuk jagung hibrida, cabai rawit, terong, bengkoang, serta tanaman buah bernilai tinggi seperti durian bawor lokal dan alpukat aligator.
Pakan rumput hijau melimpah sepanjang tahun di kaki Gunung Slamet mendukung peternakan kambing dan sapi potong warga. Peternakan ayam petelur siap menyuplai kebutuhan pangan.
Budidaya ikan nila, gurame, tombro, dan lele memanfaatkan aliran debit air sungai yang deras dan kaya oksigen alami. Ikan tumbuh lebih cepat, berdaging padat, dan tidak berbau tanah.
Kesenian tari kuda lumping khas Banyumas yang mengakar kuat di hati warga Kotayasa. Memadukan tabuhan gamelan energik, gerak tari lincah, dan semangat persaudaraan lintas dusun.
Tradisi sakral turun-temurun warga Kotayasa dalam merawat makam leluhur, kenduri doa bersama, dan bersih desa sebagai wujud syukur atas rezeki hasil bumi dan keselamatan warga.
Situs bersejarah sosok abdi dalem Majapahit (sekitar 1400 M) yang membuka peradaban di puser bumi Kotayasa. Landasan moral bahwa desa ini dibangun dengan keadilan dan kerja ikhlas.
Lantunan sholawat grup hadroh mushola dan karawitan ibu-ibu yang rutin menghidupkan malam-malam di dusun. Menjadi sarana penyejuk jiwa dan perekat ukhuwah antar-warga.
Komitmen Nyata Aan Sobihan
Pemerintah desa harus hadir memfasilitasi, bukan membebani. Kita angkat produk Marning dan olahan nira ke etalase yang lebih luas, kita lindungi petani dan penderesnya, serta kita beri ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk mengelola potensi wisatanya secara mandiri.
Visi & Misi
Visi
Kotayasa yang bersih, berdaya, dan bermartabat — desa yang hadir sepenuhnya untuk warganya, hari ini dan selamanya.
Catur Laku Pengabdian
Misi
Mendampingi petani dan penderes nira agar sejahtera dan terlindungi
Misi 1 · sejalan Panca Bina Kotayasa
Memastikan setiap warga mendapat akses air bersih dari mata air Kali Pelus
Misi 2 · sejalan Panca Bina Kotayasa
Menguatkan UMKM marning dan ekonomi rumahan lewat akses permodalan BUMDes
Misi 3 · sejalan Panca Bina Kotayasa
Menggerakkan pemuda untuk mengelola wisata alam Damar Payung secara mandiri
Misi 4 · sejalan Panca Bina Kotayasa
Menghadirkan layanan administrasi desa yang cepat, gratis, dan bebas pungli
Misi 5 · sejalan Panca Bina Kotayasa
Panca Bina Kotayasa
Lima program yang lahir dari kebutuhan nyata warga — bukan dari meja rapat, tapi dari sambang langsung ke sawah, dapur, dan pematang.
Bina Tani & Nira
Jaminan ketersediaan pupuk bagi petani dan santunan perlindungan nyata bagi penderes nira.
Bina Air Bersih
Menjaga kelestarian mata air Kali Pelus dan memastikan alirannya merata ke setiap rumah warga.
Bina UMKM Marning
Akses modal usaha BUMDes tanpa syarat berbelit demi pengrajin marning dan ekonomi keluarga.
Bina Wisata Damar Payung
Pengelolaan potensi alam bersama anak muda secara terbuka, hasilnya kembali untuk memajukan desa.
Bina Layanan Cepat
Layanan persuratan dan administrasi desa yang gesit, tanpa pungli, mudah diakses lewat ponsel.
Galeri Kegiatan
Setiap foto adalah catatan perjalanan — dari sawah, dapur marning, sampai jalur wisata Damar Payung. Terus bertambah.
*Foto dokumentasi lapangan — akan diperbarui secara berkala oleh tim.
Info & Artikel
Dari gemericik air yang jernih hingga petak sawah warga — merawat kelestarian alam adalah janji kita pada generasi penerus.
Ketekunan para pengrajin rumahan yang menghidupi keluarga — kini saatnya didukung akses modal mandiri dan pendampingan nyata.
Menyapa pagi saat kabut masih memeluk pohon kelapa — memetik keteladanan tentang kerja keras, kesabaran, dan martabat warga.
Pamflet Guyub Mbangun Desa
Ikuti Jejak Aan Sobihan
Hari
Jam
Menit
Detik
Anda akan dialihkan ke WhatsApp untuk chat langsung dengan Mas Aan Sobihan.